{"id":2615,"date":"2024-06-11T06:09:44","date_gmt":"2024-06-11T06:09:44","guid":{"rendered":"https:\/\/fppu-jabar.org\/?p=2615"},"modified":"2024-06-11T06:09:44","modified_gmt":"2024-06-11T06:09:44","slug":"rukhsah-dalam-haji-yang-memudahkan-jamaah-saat-menjalani-ibadah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fppu-jabar.org\/index.php\/2024\/06\/11\/rukhsah-dalam-haji-yang-memudahkan-jamaah-saat-menjalani-ibadah\/","title":{"rendered":"Rukhsah dalam Haji yang Memudahkan Jamaah saat Menjalani Ibadah"},"content":{"rendered":"
\n
\n
Islam memberikan keringanan atau rukhsah bagi umatnya agar lebih mudah dalam menjalankan ibadah, termasuk haji<\/a>. Rukhsah dalam haji masih berkaitan dengan rangkaian ibadah yang dilaksanakan di tanah suci.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
Mengutip buku <\/span>Menuju Umrah dan Haji Mabrur <\/em>tulisan H. Syaiful Alim, Lc, rukhsah atau takhfif dalam ibadah dilandasi oleh prinsip-prinsip penetapan hukum Islam, yaitu menghilangkan dan mengurangi kesukaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n
<\/div>\n
<\/div>\n
\n
\n
Kedua prinsip hukum itu menghasilkan kaidah fiqh al-masyaqqah tajlibut<\/em> taisir <\/em>yang artinya \u201ckesulitan itu mendatangkan kemudahan\u201d. Rukhsah membuktikan bahwa Islam <\/a>bukan agama yang menyulitkan umatnya, sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran. <\/span>\u201c<\/span>Allah tidak menjadikan dalam agama ini satu pun kesukaran atas kamu.<\/em>\u201d (QS. Al-Hajj: 78)<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
<\/div>\n
\n
Lalu, apa saja rukhsah dalam haji yang meringankan para jamaah? Berikut informasi selengkapnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n

Rukhsah dalam Haji<\/span><\/h2>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n
\n
\n
\n
\"Ilustrasi<\/p>\n
\"zoom-in-white\"Perbesar<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>
Ilustrasi ibadah haji. Foto: AP Photo\/Dar Yasin<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n
\n
\n
Secara bahasa, rukhsah berarti keringanan. Sedangkan menurut istilah, rukhsah <\/a>didefinisikan sebagai ketentuan yang disyariatkan Allah sebagai peringan khusus. <\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n
<\/div>\n
<\/div>\n
\n
\n
Dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Fiqih Haji dan Umrah <\/em>oleh Gus Arifin, rukhsah tidak terjadi kecuali adanya udzur yang syaqq<\/em> (sulit). Penyebab adanya rukhsah antara lain bermusafir, sakit, dalam keadaan lupa, kesukaran, paksaan, dan kekurangan akal.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n
Haji dilaksanakan dengan serangkai ibadah<\/a> yang mungkin sulit dijalani sebagian orang, seperti orang tua, ibu hamil atau penyandang disabilitas. Karena itu, Allah memberikan rukhsah bagi jamaah haji dengan kondisi sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan. <\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n
\n
\n
\n
\"Ilustrasi<\/p>\n
\"zoom-in-white\"Perbesar<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>
Ilustrasi haji. Foto: AP Photo\/Dar Yasin<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n
\n
\n
Mengutip buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-hari <\/em>tulisan KH. Muhammad Habibillah, berikut beberapa rukhsah dalam haji yang memberi kemudahan bagi jamaah:<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n